Posts Tagged ‘lampu’

Indonesia baru saja kehilangan sosok penting baru-baru ini. Tepat 2 hari sebelum tahun 2009 berakhir, mantan pemimpin kita, bapak KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab disapa Gus Dur, meninggalkan kita semua untuk selama-lamanya.
Semua berita-berita saat ini menempatkan pulangnya “Bapak Pluralisme Nasional” ini sebagai headline utama. Media cetak dan elektronik terus menceritakan semua hal yang masih berkaitan dengan Gus Dur selama masa hidupnya. Dari sekian berita-berita yang saya dengar, ada satu hal menarik yang cukup menggelitik telinga saya.
Malam itu, Jum’at (01/01/2010) sekitar pukul 20.30, sebuah stasiun televisi swasta nasional, TVONE, menayangkan semacam acara “In Memoriam” (entah saya lupa apa nama acaranya), yang menceritakan tentang pandangan dan tanggapan orang-orang terdekat Gus Dur mengenai sosok beliau semasa hidupnya. Salah satu kutipan menarik yang saya tangkap adalah “Gus Dur sangat suka lagu Remang-Remang. Ialah lagu dangdut yang biasa diputar di radio Muara FM, Jakarta. Bahkan beliau sempat marah ketika sedang asyik-asyiknya mendengarkan lagu Remang-Remang tersebut, tiba-tiba lagu tersebut terputus karena iklan. Langsung saja beliau hubungi si penyiar radio yang saat itu sedang bertugas”, menurut salah satu ajudan dekat Gus Dur.
“Gus Dur sangat suka lagu Remang-Remang. Ialah lagu dangdut yang biasa diputar di radio Muara FM, Jakarta. Bahkan beliau sempat marah ketika sedang asyik-asyiknya mendengarkan lagu Remang-Remang tersebut, tiba-tiba lagu tersebut terputus karena iklan. Langsung saja beliau hubungi si penyiar radio yang saat itu sedang bertugas”
Hmmm, siapa yang tahu lagu seperti apakah yang berjudul Remang-Remang itu?
Lagu Remang-Remang adalah lagu dangdut pantura, atau lebih dikenal dengan sebutan Tarling Pantura. Lagu ini menceritakan tentang kisah perjuangan perempuan yang berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya yang keras. Kehidupan masyarakat di Pantura, khususnya Indramayu (yang juga merupakan kampung halaman saya :D) yang keras dengan keadaan sosialnya yang sedemikian rupa menjadi ‘tema’ dari lagu ini.
Berikut adalah lirik dari lagu Remang-Remang :
Remang-remang sinar lampu wayah sore
ganti surute srengenge
Nunggu kakang wis lawas langka kabare
Rasa pegel duh kakang sun ngentenane
Remang-remang sinar lampune madangi
Kadang keton lintang wis ora perduli
Kula seneng waktu deweke njanjeni
Wong ganteng aja gawe lara ati
Jare lunga bli suwe
Lawas olih sewengi
Kula percaya bae
Nyatane kakang bohongi
Angel jaman saiki
Luruh lanang sejati
Sing mung ana siji
Kang siji wis duwe rabi
Remang-remang sepanjang jalan pantura
Gadis manis pada midang pinggir dalan
Jare seneng bisa bantui wong tua
Kadang nangis urip mengkenen sampai kapan
***Download Tarling Remang-Remang
Mungkin inilah sisi unik dari lagu ini. Lagu dengan tema yang menceritakan tentang kehidupan wong cilik, yang terus berusaha untuk memenuhi segala kehidupannya terhadap cinta dan harta. Cinta akan kasih sayang terhadap orang yang disayanginya, dan harta demi kebutuhan hidupnya. Sampai-sampai Gus Dur pun sampai marah jika beliau sedang mendengarkan lagu ini di radio, tiba-tiba terputus karena iklan. Tak tanggung-tanggung, sang penyiar radio yang kala itu sedang bertugas pun langsung beliau hubungi lewat telepon, ditegur karena telah memutus lagu favoritnya.
Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa betapa luar biasanya sosok Gus Dur. Seorang Guru Bangsa, mantan pemimpin di negeri ini, dengan segala segala kharisma dan kehormatannya, yang masih “sempat-sempatnya” mendengarkan teriakan-teriakan lantunan nada dari rakyat kecil.
Selamat jalan Gus Dur….
Berbaris tanpa suara, lingkaran-lingkaran cahaya misterius menerangi langit malam Inggris. Objek- objek itu seperti saling memberi komando dengan presisi yang luar biasa bahkan melebihi regu penerbang paling profesional sekalipun. Mungkin objek-objek ini telah berpengalaman menjelajah antariksa yang luas.
Kelompok-kelompok cahaya lebih dari 100 lingkaran terlihat di seluruh Inggris dan Belanda membuat terkesima para penduduk yang menyaksikan parade luar biasa ini, satu armada besar UFO.

Para penduduk tersebut menyaksikan objek terang itu menari-nari dan saling membentuk formasi sebelum menghilang secara misterius. Penampakan terbaru terjadi pada hari minggu tanggal 31 Mei 2009 ketika objek itu terlihat di dua tempat, Merseyside dan Lincoln. Hari-hari sebelumnya, penampakan serupa terjadi di Cambridgshire dimana satu saksi menyatakan melihat masing-masing objek cahaya itu memiliki ukuran sebesar rumah.

Siang tadi, ketika sedang asyik-asyiknya mainan komputer, tiba-tiba listrik mati. Waduh.., piye iki??? Monitor berubah menjadi gelap tanpa gambar, alunan musik yang keluar dari sound pun sekejap lenyap tanpa bekas. Tapi.., ko’ PC ku masih nyala tombol powernya???
Yah…, saya lupa. Ternyata PC ku telah saya hubungkan dengan UPS kemaren sore. Sebuah UPS bermerek ProLink tipe PC650 yang saya beli pada hari Selasa lalu di sebuah toko komputer di seberang barat Jalan Raya Janti, dengan harga lebih dari 400.000 rupiah. Hmm.., kira-kira menurut Anda terlalu mahal nggak ya?






