Archive for the ‘Travel’ Category
Salah satu tempat wisata di pesisir pantai utara yang telah menjadi korban perubahan alam. Pesonanya tak seindah 10 tahun lalu, yang mana terkenal dengan daerah pantainya yang luas. Banyak rumah-rumah kosong di sekitar pesisir pantai yang ditinggalkan penghuninya karena keberadaan mereka yang terancam seiring sering meluapnya air laut ketika sedang pasang.
Letak Pantai Pondok Bali barada didaerah pesisir utara Desa Mayangan, Kecamatan Legon Kulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Berada sekitar 11 km sebelah utara Pamanukan, kota terbesar kedua di kabupaten Subang. Pantai ini sangat mudah dikunjungi karena letaknya yang terjangkau dari kota Pamanukan.


“JAUH TAK BERARTI, PERSIB SELALU DI HATI”.
Itulah motto kami, para Vikers Jogja yang saat ini sedang membentuk eksistensinya sebagai bobotoh ‘perantauan’ yang hidup di kota orang, namun tetap memiliki hati, fanatisme dan loyalitas yang besar terhadap Persib Bandung.

Bagi kami, Persib adalah segalanya (ikut-ikutan kata kang Ayi Beutik). Indentitas, chauvinisme, fanatisme hingga rasa kebanggaan diri yang selalu muncul ketika raga (dan jiwa) ini mendukung Maung Bandung.
Jum’at (20/11/2009), kami mengadakan acara yang mana merupakan bentuk loyalitas kami terhadap Persib. Menempuh jarak kurang lebih 220 km, kami menghabiskan waktu selama hampir 340 km di atas bangku-bangku yang berjejeran di dalam rangkaian gerbong KA Ekonomi Pasundan.
Tak banyak memang dari kami yang ikut tur ke Bandung, hanya sekitar kurang dari belasan orang. Namun, kuantitas tak menunjukkan kualitas. Ya, dalam diri kami memang selalu bertekad bahwa kemana pun Persib bertanding, maka disitu kami akan selalu mendukungnya.
Perjalanan yang tak sia-sia (dan tak akan sia-sia), karena dalam pertandingan yang kami dukung langsung tersebut, Persib berhasil menang 2-1 atas tamunya Pelita Jaya Karawang. Kredit poin khusus pantas dialamatkan kepada stranieri asal Thailand, Suchao Nutnum, yang melakukan debut pertamanya dengan sebuah gol.

2 hari 2 malam kami habiskan dalam tur yang cukup melelahkan tersebut. Susah, senang, tertawa, sorak sorai, candaan, hingga rasa lapar bersatu dalam kebersamaan. Karena bagi kami, PERSIB ADALAH SEBUAH KEHORMATAN.
Apakah Anda pernah mendengar nama Gunung Ciremai (bisa juga disebut gunung Cermei)?
Yups, gunung yang biasa orang Cirebon bilang menyebutnya dengan nama Gunung Cerme ini adalah gunung tertinggi di Jawa Barat. Gunung dengan ketinggian 3078 mdpl (meter diatas permukaan laut) ini terletak di perbatasan antara kabupaten Kuningan dan Majalengka (serta mencakup sebagian kecil wilayah kabupaten Cirebon).
Gunung Ciremai memiliki 2 kawah di puncaknya. Saat ini Gunung Ciremai termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai yang memiliki are seluas 15000 ha.
***
Bagi Anda khususnya yang akan melakukan pendakian ke Gunung Ciremai, tentunya harus memperhatikan rambu-rambu dan jalur pendakian yang resmi. Jika tidak, bisa jadi akan tersesat.
Ada tiga pilihan jalur pendakian Gunung Ciremai, yakni melalui jalur Linggarjati Desa Linggajati Kecamatan Cilimus, jalur Palutungan Desa Cisantana Kecamatan Cigugur dan jalur pendakian Apuy Kabupaten Majalengka.
Jika ingin lebih mudah, jalur Palutungan Desa Cisantana Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, bisa menjadi pilihan. Pasalnya, jalur ini dikenal merupakan jalur pendakian track paling mudah, dengan jarak tempuh kurang lebih 10 kilometer untuk sampai ke puncak Gunung tertinggi di Jawa Barat itu.
Di sepanjang jalur terdapat sembilan pos istirahat antara lain Pos Palutungan, Cigowong, Kuta, Pangguyangan Badak, Arban, Tanjakan Asoy, Pasanggrahan, Guha Walet yang selanjutnya sampai puncak Gunung Ciremai.

Kawah Gunung Ciremai

Antrian Pengunjung di Monas
Monumen Nasional atau yang populer disebut Monas adalah ikon Kota Jakarta. Belum lengkap rasanya jika mengunjungi Jakarta, tetapi tidak menyambangi monumen setinggi 115 meter itu. Namun, tidak semua bagian dari Monas diminati. Hanya bagian tertentu yang jadi pusat kunjungan. Read the rest of this entry »





