Akhir-akhir mungkin merupakan hari-hari yang cukup melelahkan bagi saya. Kondisi fisik digenjot terus setiap pagi, siang dan sore. Ingin rasanya beristirahat sejenak, tapi melihat kondisi yang kurang memungkinkan, dan demi sebuah kebersamaan dan kekompakan, semuanya harus rela kujalani.
Semua perjuangan tersebut demi satu tujuan, yaitu meraih gengsi di tanah kelahiran. Maksude apa??

Mulai tanggal 25 Juli nanti, kalau tidak ada halangan, di desa saya akan berlangsung kejuaraan sepakbola antar tim-tim lokal se-Kertanegara. Turnamen yang bertajuk KERTANEGARA CUP 2009 (ada juga yang menyabutnya Kemerdekaan Cup) ini diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Kertanegara Haurgeulis, selaku pihak yang menaungi semua kegiatan kepemudaan dan olahraga di desa kami.
Kalu dihitung-hitung sejak era reformasi (kaya iya iya-a…), turnamen sepakbola ini adalah turnamen ketiga yang diselanggarakan. Turnamen pertama yang bertajuk SURYADI CUP dilaksanakan pada tahun 2003, yang mana terdiri dari 15 tim dan menggunakan format grup (terdiri dari 3 grup@5 tim). KEJORA, tim dari blok Joaran (1 dan 2) keluar sebagai juara dengan menundukan GIBAS dengan skor cukup telak 3-0.
Turnamen kedua (saya lupa nama turnamennya),dilaksanakan padaa tahun 2005. Pada turnamen yang kedua, format yang digunakanan adalah sistem knock-out (sistem gugur). Partai final mempertendingkan antara tim gabungan dari blok Panyingkiran, Bor dan sekitarnya, yaitu PANTHER FC, melawan klub kebanggaan warga Kertayasa, ANGKASA RAYA. Setelah bermain imbang tanpa gol diwaktu normal, PANTHER pun akhirnya berhasil merengkuh titel juara setelah menggilas ANGKASA RAYA dalam drama adu penalti. Partai final ini sendiri sempat diwarnai oleh sedikit adu mulut antara offisial dan pendukung dari kedua kesebelasan dengan pihak panitia.
Pada Kertanegara Cup 2009 kali ini, setidaknya ada 14 klub yang berpartisipasi dalam kejuaraan yang diselenggarakan kurang dari 3 minggu ini. Format yang digunakan adalah sama dengan turnamen edis ikedua, yaitu sisitem gugur. Sedikit perjudian memang, karena saya pribadi sendiri berpendapat bahwa sistem ini sedikit merugikan tim-tim lemah. Begitu pun dengan kemeriahannya, karena jumlah pertandingan yang dimainkan lebih sedikit.
Berikuit adalah tim-tim peserta KERTANEGARA CUP 2009:
- AJK
- Angkasa Muda
- BJM
- Bodesx
- GAS FC
- Gibas
- Kejora
- FC Kerteg
- Kruci Mas
- Mars FC
- Panther
- Persagas
- Pertelone FC
- Red Bull





